Kesaksian saya – Bayi saya hidup kembali

Sekitar 10 tahun yang lalu, kami memiliki kerinduan untuk memiliki seorang anak lagi, dan pada tahun-tahun tersebut, istri saya hamil, namun beberapa bulan setelahnya, istri saya mengalami keguguran. Sejak mengalami keguguran dan diperiksa ke dokter, Dokter menyarankan bahwa sebaiknya istri saya tidak boleh mempunyai anak lagi karena nantinya saat kehamilan atau persalinan, hal itu akan mengancam keselamatan hidupnya. Tapi saya terus berdoa, saya percaya Tuhan sanggup mengadakannya.

5 tahun setelah vonis dokter keluar, istri saya kembali hamil. Namun pada saat itu istri saya tidak percaya bahwa dia hamil, karena dia masih trauma dengan vonis dokter. Waktu saya periksakan ke dokter, ternyata istri saya sudah hamil selama 3 bulan, tapi tetap istri saya tidak percaya, sehingga saya mulai memeriksakan kehamilannya ke beberapa dokter, bahkan saya sempat memeriksanya di dokter yang ada di luar kota.

Setelah 4 bulan hamil, barulah istri saya percaya bahwa dia hamil, dan saya sangat bersyukur pada waktu itu. Namun, istri saya mengalami penyakit yang tidak dialami oleh ibu hamil pada umumnya. Sakit yang biasa menjadi tidak biasa, salah satunya adalah batuk yang tidak kunjung berhenti, juga mengalami rasa sakit yang lebih luar biasa daripada biasanya. Karena mengalami banyak hal yang tidak biasa, istri saya mulai ragu, karena mungkin anak yang akan lahir ini akan terlahir dengan keadaan tidak sempurna, atau cacat. Namun saya terus berdoa kepada Tuhan, karena jika Tuhan sudah mengadakan, pasti Dia akan memberikan yang terbaik.

Saat istri saya melahirkan, saya sedang mengikuti pendidikan militer, namun begitu mendengar kabar istri saya akan melahirkan, saya segera pergi tengah malam itu juga, dan saya menghubungi PKS supaya komsel berdoa untuk istri saya yang hendak melahirkan. Proses kehamilan berjalan cukup sulit, karena istri saya keadaannya cukup lelah, dan proses ini sudah berlangsung sekitar lebih dari 6 jam. Namun pada akhirnya bayi dapat dikeluarkan, hanya saja keadaan bayi tidak terlihat baik, banyak warna kebiru-biruan pada wajahnya, warna kulitnya pun sangat gelap dan bayi yang lahir ini tidak menangis. Ternyata bayi ini sudah tidak bernyawa, saya tidak kuat menahan tangis pada waktu itu. Namun setelah beberapa menit kemudian, dokter memanggil saya untuk memeriksa bayi saya, dan ternyata Puji Tuhan! Bayi saya hidup kembali. Anak ke-3 saya lahir dengan selamat, dan keadaan istri saya pun membaik, saya sangat bersyukur pada Tuhan.

kesaksianSampai sekarang anak itu tetap sehat, saya percaya karena Tuhan juga menjaganya. Saya percaya bahwa Tuhan sanggup mengadakan dan tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>